
Palembang, Ogannews.com – Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya aksi penipuan yang mengatasnamakan layanan pasang baru listrik PT PLN (Persero). Pelaku memanfaatkan celah dengan menawarkan proses pemasangan listrik secara cepat di luar prosedur resmi, disertai permintaan uang hingga data pribadi pelanggan.
Dalam praktiknya, modus ini kerap menyasar calon pelanggan yang ingin mendapatkan sambungan listrik tanpa proses yang dianggap rumit.
Pelaku biasanya mengaku sebagai petugas atau perantara resmi, lalu menjanjikan kemudahan dengan imbalan sejumlah biaya yang tidak sesuai ketentuan.
Menanggapi hal tersebut, PLN menegaskan seluruh layanan kelistrikan, termasuk pengajuan pasang baru, hanya dapat diakses melalui kanal resmi perusahaan.
Saat ini, layanan tersebut telah terdigitalisasi dan dapat diakses dengan mudah melalui aplikasi PLN Mobile, Contact Center 123, maupun langsung ke kantor layanan PLN terdekat.
General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah meminta pembayaran di luar mekanisme resmi atau melalui jalur pribadi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan kanal resmi PLN dalam mengakses layanan kelistrikan. Seluruh proses kini sudah transparan melalui PLN Mobile, Contact Center 123, maupun kantor PLN,” ujarnya, Senin (6/4/26).
PLN berharap, dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap prosedur resmi, potensi kerugian akibat penipuan dapat ditekan. Selain itu, masyarakat juga diminta proaktif melaporkan setiap indikasi penipuan kepada aparat berwenang agar praktik serupa tidak semakin meluas. (*)










