
Palembang, Ogannews.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui program pembinaan khusus bagi petugas Pelayanan Teknik (Yantek). Langkah strategis ini diwujudkan lewat pelatihan peningkatan disiplin, wawasan kebangsaan, serta pembinaan mental dan fisik yang digelar di Jasdam II Sriwijaya Palembang, Senin (10/2/2026).
Sebanyak 100 petugas Yantek mengikuti pelatihan tahap pertama. Rinciannya, 50 personel berasal dari UP3 Palembang dan 50 personel lainnya dari UP3 Ogan Ilir. Para peserta merupakan garda terdepan PLN yang setiap hari berhadapan langsung dengan masyarakat dalam menjaga keandalan pasokan listrik.
Program ini tidak berhenti pada satu gelombang pelatihan. PLN UID S2JB menyiapkan agenda berkelanjutan yang secara bertahap akan menjangkau seluruh petugas Yantek di wilayah kerja UP3 Palembang dan UP3 Ogan Ilir. Total sebanyak 682 personel ditargetkan mengikuti program pembinaan tersebut.
Pelatihan ini merupakan implementasi dari Nota Kesepahaman (MoU) antara PLN UID S2JB dengan Kodam II Sriwijaya. Dalam pelaksanaannya, PLN Electricity Services (PLN ES) mendapat mandat untuk berkolaborasi dengan Kodim 0418 Palembang.
Materi pelatihan difokuskan pada pembentukan disiplin kerja, penguatan wawasan kebangsaan, hingga pembinaan mental dan fisik berbasis nilai bela negara. Pendekatan tersebut dinilai penting mengingat peran strategis PLN sebagai tulang punggung penyedia energi listrik nasional.
Pelaksana Harian General Manager PLN UID S2JB, Wahyudi, mengatakan kedisiplinan menjadi faktor utama dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja, terutama bagi petugas lapangan yang memiliki risiko tinggi saat bertugas.
“Kedisiplinan bukan sekadar kepatuhan, tetapi menjadi kunci utama menjaga keselamatan kerja. Dengan disiplin yang kuat dan kepatuhan terhadap SOP serta instruksi kerja, kualitas pelayanan kepada masyarakat akan meningkat dan risiko kerja dapat ditekan,” ujar Wahyudi.
Menurutnya, pembinaan tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan teknis, melainkan juga membentuk integritas dan karakter petugas Yantek sebagai representasi PLN di tengah masyarakat.
“Petugas Yantek adalah wajah terdepan PLN. Integritas, loyalitas, dan profesionalisme menjadi modal penting dalam memberikan pelayanan terbaik sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap PLN,” tambahnya.
Sementara itu, Kasdim 0418 Palembang Letkol Infanteri Dery Setriandi, S.T., M.M., M.Han., menilai pembinaan mental dan wawasan kebangsaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter petugas yang tangguh dan berjiwa pengabdian.
Ia menegaskan bahwa nilai bela negara tidak hanya relevan bagi institusi pertahanan, tetapi juga penting diterapkan di lingkungan BUMN strategis seperti PLN yang memiliki peran vital menjaga stabilitas nasional.
“Mentalitas bela negara mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab, loyalitas, serta semangat pengabdian. Nilai-nilai ini sangat relevan bagi PLN sebagai perusahaan strategis nasional,” ungkapnya.
Selain pembinaan karakter, peserta juga dibekali ketahanan fisik dan mental agar mampu bekerja optimal di berbagai kondisi lapangan, termasuk dalam situasi darurat yang membutuhkan respons cepat dan tepat. Melalui program ini, PLN UID S2JB menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kelistrikan melalui penguatan sumber daya manusia yang disiplin, profesional, dan berjiwa nasionalis. Upaya tersebut sejalan dengan visi PLN menghadirkan pasokan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat. (*)










