Menu

Mode Gelap
Video Asusila Tersebar di Sekolah, Siasat Bejat Pemuda di OKU Setubuhi Pacar Sambil Direkam Akhirnya Terbongkar! Rekayasa “Amuk Massa” di Kebun Kopi OKU Selatan Terbongkar, Polisi Tetapkan Dua Tersangka Pembunuhan OKU Bidik Teknologi Pengubah Sampah Jadi Cuan SPBU Belitang Diserbu Warga, Kuota BBM Akhirnya Ditambah Setelah DJKA, Kini PT KAI Sambut Positif Flyover Pasar Tempel 55 Tim Basket Ramaikan Bupati Cup 2026 OKU Timur, Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Porprov

Daerah

Pertamina EP Adera Field Temukan Sumur Minyak Baru, Potensi Produksi Capai 3.442 BOPD

Pertamina EP Adera Field menemukan sumur minyak baru ABB-143 (U1) yang menunjukkan potensi hingga 3.442 barel minyak per hari (BOPD)

Prabumulih, Ogannews.com – PT Pertamina EP (PEP) Adera Field kembali mencatatkan capaian strategis di awal tahun 2026. Perusahaan berhasil menemukan sumur minyak baru ABB-143 (U1) dengan potensi produksi awal mencapai 3.442 barel minyak per hari (BOPD), hasil dari eksplorasi berbasis teknologi mutakhir.

Temuan ini diperoleh setelah dilakukan uji alir awal (initial flow test) selama dua jam pada 30 Desember 2025, tepatnya pukul 14.30 hingga 16.30 WIB. 

Pengujian tersebut dinilai merepresentasikan kondisi aliran yang stabil, sekaligus menunjukkan kemampuan alami sumur dalam mengalirkan minyak tanpa bantuan alat produksi tambahan.

Namun demikian, Pertamina EP menegaskan bahwa angka tersebut bukan produksi harian jangka panjang, melainkan parameter awal untuk menilai performa sumur dan karakteristik reservoir minyak di bawah permukaan.

Setelah proses pembersihan sumur (clean up) rampung, PEP Adera Field melanjutkan tahapan uji multi laju alir (multi rate test). Pengujian ini bertujuan menentukan laju produksi optimal, rasio gas terhadap minyak (gas-oil ratio/GOR), serta kandungan air (watercut) dalam minyak yang dihasilkan.

“Data ini sangat penting sebagai dasar penerapan good reservoir management, agar produksi dapat berkelanjutan dan perolehan minyak menjadi optimal,” ujar General Manager Pertamina EP Zona 4, Djudjuwanto, dalam keterangannya.

Berdasarkan hasil evaluasi awal, sumur ABB-143 (U1) diproyeksikan mampu menambah produksi sekitar 458 barel minyak per hari pada kondisi operasi tertentu. Sementara itu, estimasi total potensi perolehan minyak atau Estimated Ultimate Recovery (EUR) diperkirakan mencapai 750 ribu barel minyak, dengan mengacu pada sumur referensi di area dan lapisan batuan yang sama.

Keberhasilan penemuan sumur ini tak lepas dari integrasi data seismik 3D Abab yang diakuisisi pada tahun 2023. Melalui studi intensif Tim Geologi, Geofisika, Reservoir, dan Produksi (GGRP), PEP Adera Field mampu memetakan sebaran dan arah reservoir dengan tingkat akurasi lebih tinggi.

“Pendekatan berbasis data seismik yang lebih detail ini meningkatkan peluang keberhasilan pengeboran,” jelas Djudjuwanto.

Ia menambahkan, penemuan sumur ABB-143 (U1) menjadi suntikan signifikan bagi kinerja produksi PEP Adera Field pada 2026, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mengejar target lifting nasional 1 juta barel minyak per hari.

“Inovasi teknologi dan penerapan pendekatan baru menjadi kunci dalam meningkatkan kinerja hulu migas, serta memperkuat ketahanan energi nasional,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

PHR Tampil Percaya Diri di IPA Convex 2026, Pamerkan Inovasi Migas hingga Komitmen Ketahanan Energi Nasional

21 Mei 2026 - 17:10 WIB

Akhir Pelarian Nuang, Tahanan Kabur OKU Ditangkap

20 Mei 2026 - 17:52 WIB

Dor! Konflik Truk CPO di Musi Rawas Berujung Penembakan, 3 Pelaku Dibekuk

19 Mei 2026 - 19:58 WIB

OKU Timur Genjot Gerakan Tanam Hadapi El Nino, Target 1 Juta Ton Gabah

19 Mei 2026 - 17:44 WIB

PLN dan Pemkab Lahat Perkuat Sinergi, Tagihan LPJU Jadi Fokus Utama

19 Mei 2026 - 16:42 WIB

Trending di Daerah