Menu

Mode Gelap
Jaringan Air Tanah Jadi Andalan Baru Petani OKU, Bupati Teddy: Jangan Sampai Rusak Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan Berkontribusi dalam Pengembangan Geotermal di Indonesia, Kementerian ATR/BPN Dapat Penghargaan dari Kementerian ESDM 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Tak Perlu Menunggu Tanpa Kepastian, Masyarakat Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal Saat Sertipikasi Tanah

Daerah

Pertamina EP Adera Field Temukan Sumur Minyak Baru, Potensi Produksi Capai 3.442 BOPD

Pertamina EP Adera Field menemukan sumur minyak baru ABB-143 (U1) yang menunjukkan potensi hingga 3.442 barel minyak per hari (BOPD)

Prabumulih, Ogannews.com – PT Pertamina EP (PEP) Adera Field kembali mencatatkan capaian strategis di awal tahun 2026. Perusahaan berhasil menemukan sumur minyak baru ABB-143 (U1) dengan potensi produksi awal mencapai 3.442 barel minyak per hari (BOPD), hasil dari eksplorasi berbasis teknologi mutakhir.

Temuan ini diperoleh setelah dilakukan uji alir awal (initial flow test) selama dua jam pada 30 Desember 2025, tepatnya pukul 14.30 hingga 16.30 WIB. 

Pengujian tersebut dinilai merepresentasikan kondisi aliran yang stabil, sekaligus menunjukkan kemampuan alami sumur dalam mengalirkan minyak tanpa bantuan alat produksi tambahan.

Namun demikian, Pertamina EP menegaskan bahwa angka tersebut bukan produksi harian jangka panjang, melainkan parameter awal untuk menilai performa sumur dan karakteristik reservoir minyak di bawah permukaan.

Setelah proses pembersihan sumur (clean up) rampung, PEP Adera Field melanjutkan tahapan uji multi laju alir (multi rate test). Pengujian ini bertujuan menentukan laju produksi optimal, rasio gas terhadap minyak (gas-oil ratio/GOR), serta kandungan air (watercut) dalam minyak yang dihasilkan.

“Data ini sangat penting sebagai dasar penerapan good reservoir management, agar produksi dapat berkelanjutan dan perolehan minyak menjadi optimal,” ujar General Manager Pertamina EP Zona 4, Djudjuwanto, dalam keterangannya.

Berdasarkan hasil evaluasi awal, sumur ABB-143 (U1) diproyeksikan mampu menambah produksi sekitar 458 barel minyak per hari pada kondisi operasi tertentu. Sementara itu, estimasi total potensi perolehan minyak atau Estimated Ultimate Recovery (EUR) diperkirakan mencapai 750 ribu barel minyak, dengan mengacu pada sumur referensi di area dan lapisan batuan yang sama.

Keberhasilan penemuan sumur ini tak lepas dari integrasi data seismik 3D Abab yang diakuisisi pada tahun 2023. Melalui studi intensif Tim Geologi, Geofisika, Reservoir, dan Produksi (GGRP), PEP Adera Field mampu memetakan sebaran dan arah reservoir dengan tingkat akurasi lebih tinggi.

“Pendekatan berbasis data seismik yang lebih detail ini meningkatkan peluang keberhasilan pengeboran,” jelas Djudjuwanto.

Ia menambahkan, penemuan sumur ABB-143 (U1) menjadi suntikan signifikan bagi kinerja produksi PEP Adera Field pada 2026, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mengejar target lifting nasional 1 juta barel minyak per hari.

“Inovasi teknologi dan penerapan pendekatan baru menjadi kunci dalam meningkatkan kinerja hulu migas, serta memperkuat ketahanan energi nasional,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Jaringan Air Tanah Jadi Andalan Baru Petani OKU, Bupati Teddy: Jangan Sampai Rusak

24 Agustus 2026 - 07:40 WIB

Berkontribusi dalam Pengembangan Geotermal di Indonesia, Kementerian ATR/BPN Dapat Penghargaan dari Kementerian ESDM

21 Agustus 2026 - 08:54 WIB

446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari

20 Agustus 2026 - 17:50 WIB

Tak Perlu Menunggu Tanpa Kepastian, Masyarakat Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal Saat Sertipikasi Tanah

20 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat

19 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Trending di Daerah